****Pengen menjaga kualitas suara?? ****
Pengen menjaga kualitas suara??
-latian pernafasan
-vokalisi (pemanasan)
dan ga harus pas mau manggung atau pas les vokal aja..tiap hari bagus tuh..pagi2 abis minum aer anget
-ngrokok jg mending jgn dehh..gak keliatan sekarang2 sih akibatnya tp kualitas swara ga tahan smp lo tar tua..hehehe
-gorangan, es umhh...kalo gw bandel sih ga pantangin makanan abis takut manja malah atau jd sensitif tar minum es dikit serakkk gitu..
-oya olahraga jg ngaruh ke nafas..berhubungan jg ama kualitas suara kan...
- pemanasan, pernapasan dan usahakan tubuh relaks.
- menyanyikan tangga nada secara akurat. pelan-pelan aja, yang penting tepat semuanya.
- Coba untuk produksi tone dengan baik. misalnya Aaa..ii..u..e.. o. Bentuk mulutnya diperhatikan.
Imajinasikan di tenggorokan anda ada bola golf.. jadi bagian dalam tenggorokan bisa terbuka lebar dan udara bisa bebas keluar masuk (nggak kecekik)
istirahat cukup dan banyak minum air putih
****Teknik (seni) Dasar Vokal ****
08.57 Edit This 0 Comments »
Teknik (seni) Dasar Vokal
Gw pikir lebih tepat bila kita mengatakannya seni bukan teknik, karena kata teknik lebih tepat mengacu pada benda mati 
Berikut gw jabarkan apa yg gw ketahui mengenai seni dasar vokal, semoga berguna bagi yg membutuhkan,, dan berguna bagi gw bila kalian yg lebih mengerti mengoreksinya
Pertama-tama, hal yg paling penting dalam seni vokal menurut 'mereka' adalah pernafasan..Pernafasan saaat bernyanyi dengan pernafasan biasa tentu jauh berbeda..Bagi yg tidak biasa bernyanyi, mungkin rasa 'ngos-ngosan' bila bernyanyi..
Prinsip pernafasan saat bernyanyi adalah menghirup udara secepat dan sedalam mungkin, lalu mengeluarkannya sehemat mungkin dan lama..
Bahkan kita tak perlu menghirup nafas! kita hanya perlu mengembangkan rongga dada, dan kemudian udara otomatis akan terisi.. Jadi tak perlu ada suara2 yg mengganggu di microphone saat kita bernyanyi..
Pernafasan di bagi menjadi tiga garis besar, yaitu: pernafasan dada, diafragma dan perut.. ada sedikit kontradiksi di sini.. sebagian orang ada yg bilang pernafasan perut yg bagus dalam bernyanyi, ada jg yg bilang pernafasan diafragma.. Namun gw mengatakan pernafasan perut itu melelahkan, dan pernafasan diafragma itu lebih menyimpan banyak udara..
Bagaimana cara bernafasnya?! Silahkan lihat2 lagi mengenai pernafasan diafragma yg sudah banyak di ulas di postingan2 klinik vokal
--------------------------------------------------------------------------
Sikap Tubuh
Bagian selanjutnya adalah mengenai sikap tubuh secara keseluruhan ketika bernyanyi, walau bukan bagian yg terpenting, namun mau-tidak-mau hal ini turut berpengaruh terhadap performa vokal kita..
badan kita mesti tegap, rileks, dan fleksibel.. Bahu jangan di angkat selama bernafas mungkin selama bernyanyi, terutama saat menarik nafas.. dada diperlebar cenderung di majukan ke depan.. kaki agak di jarangkan, agar bisa berdiri seimbang..
Bentuk Mulut
Mulut usahakan agar terbuka lebar bagi pemula, agar resonansi udara dalam berjalan dengan baik.. resonansi dada berguna dalam mengambil nada2 rendah, hidung untuk nada2 tinggi, tenggorokan untuk suara yg jernih (namun jangan menumpukan suara pada tenggorokan, karena akan mengakibatkan kita kelelahan tenggorokannya), dan terakhir kepala bila hendak mengambil nada2 amat tinggi..
Lidah di datar kan selama bernyanyi, dan ujungnya menyentuh bagian belakang gigi seri bawah kita.. Lidah harus se rileks mungkin, karena buat gw pribadi, ini yg sering gw perhatikan dan menjadi yg sulit bagi pemula termasuk gw dulu Rongga mulut seperti kita menguap, jadi prinsipnya agar ruang keluar udara dapat menjadi lebar..
Lebarkan mulut saat bernyanyi dengan nada rendah, karena hal itu dapat membantu..Perhatikan juga bagian atas rongga mulut, usahakan agar selebar dan seluas mungkin, sekali lagi seperti kita menguap..
Ukuran lebar bibir adalah 3 jari (coba masukkan 3 jari ke mulut lo, itulah ukuran minimalnya) Lebarkan mulut ke samping bila hendak mengambil nada2 rendah, gw rasa itu membantu..
Outward Support
ini cukup vital utk bernyanyi, karena kita membutuhkan support untuk mengeluarkan nada agar lebih gress dan pitch nya terjaga (sebenarnya gw sulit menguraikannya dengan kata2
)
Sebagai contoh, lihat Hany (kalo ga salah namanya itu: cowo loh) Indo Idol,, itulah contoh vokalis yg sama sekali tidak menggunakan outward support
bagaimana caranya?? kencangkan bagian samping bawah tulang rusuk.. coba katakan "HISSSSS... " taruh tangan di bawah samping rusuk dan rasakan bagian itu mengencang.. NAH!! tahan terus selama bernyanyi (fleksibel aja se)
Eric Martin adalah contoh vokalis yg bagus dalam penggunaan teknik itu.. dalam setiap lagu2nya, baik itu keras-tinggi maupun slow dia selalu menggunakannya.. (kalo lo nyanyiin ga pake outward support,maka garing bgt suara lo! jauh beda sm Eric Martin aslinya!
)
Kadang agar bisa memainkan dinamika gw sering memainkan perut gw!
betul ga seh??
yupz, sekian aja kali yah hal yg esensialnya! semoga berguna
Berikut gw jabarkan apa yg gw ketahui mengenai seni dasar vokal, semoga berguna bagi yg membutuhkan,, dan berguna bagi gw bila kalian yg lebih mengerti mengoreksinya
Pertama-tama, hal yg paling penting dalam seni vokal menurut 'mereka' adalah pernafasan..Pernafasan saaat bernyanyi dengan pernafasan biasa tentu jauh berbeda..Bagi yg tidak biasa bernyanyi, mungkin rasa 'ngos-ngosan' bila bernyanyi..
Prinsip pernafasan saat bernyanyi adalah menghirup udara secepat dan sedalam mungkin, lalu mengeluarkannya sehemat mungkin dan lama..
Bahkan kita tak perlu menghirup nafas! kita hanya perlu mengembangkan rongga dada, dan kemudian udara otomatis akan terisi.. Jadi tak perlu ada suara2 yg mengganggu di microphone saat kita bernyanyi..
Pernafasan di bagi menjadi tiga garis besar, yaitu: pernafasan dada, diafragma dan perut.. ada sedikit kontradiksi di sini.. sebagian orang ada yg bilang pernafasan perut yg bagus dalam bernyanyi, ada jg yg bilang pernafasan diafragma.. Namun gw mengatakan pernafasan perut itu melelahkan, dan pernafasan diafragma itu lebih menyimpan banyak udara..
Bagaimana cara bernafasnya?! Silahkan lihat2 lagi mengenai pernafasan diafragma yg sudah banyak di ulas di postingan2 klinik vokal
--------------------------------------------------------------------------
Sikap Tubuh
Bagian selanjutnya adalah mengenai sikap tubuh secara keseluruhan ketika bernyanyi, walau bukan bagian yg terpenting, namun mau-tidak-mau hal ini turut berpengaruh terhadap performa vokal kita..
badan kita mesti tegap, rileks, dan fleksibel.. Bahu jangan di angkat selama bernafas mungkin selama bernyanyi, terutama saat menarik nafas.. dada diperlebar cenderung di majukan ke depan.. kaki agak di jarangkan, agar bisa berdiri seimbang..
Bentuk Mulut
Mulut usahakan agar terbuka lebar bagi pemula, agar resonansi udara dalam berjalan dengan baik.. resonansi dada berguna dalam mengambil nada2 rendah, hidung untuk nada2 tinggi, tenggorokan untuk suara yg jernih (namun jangan menumpukan suara pada tenggorokan, karena akan mengakibatkan kita kelelahan tenggorokannya), dan terakhir kepala bila hendak mengambil nada2 amat tinggi..
Lidah di datar kan selama bernyanyi, dan ujungnya menyentuh bagian belakang gigi seri bawah kita.. Lidah harus se rileks mungkin, karena buat gw pribadi, ini yg sering gw perhatikan dan menjadi yg sulit bagi pemula termasuk gw dulu Rongga mulut seperti kita menguap, jadi prinsipnya agar ruang keluar udara dapat menjadi lebar..
Lebarkan mulut saat bernyanyi dengan nada rendah, karena hal itu dapat membantu..Perhatikan juga bagian atas rongga mulut, usahakan agar selebar dan seluas mungkin, sekali lagi seperti kita menguap..
Ukuran lebar bibir adalah 3 jari (coba masukkan 3 jari ke mulut lo, itulah ukuran minimalnya) Lebarkan mulut ke samping bila hendak mengambil nada2 rendah, gw rasa itu membantu..
Outward Support
ini cukup vital utk bernyanyi, karena kita membutuhkan support untuk mengeluarkan nada agar lebih gress dan pitch nya terjaga (sebenarnya gw sulit menguraikannya dengan kata2
Sebagai contoh, lihat Hany (kalo ga salah namanya itu: cowo loh) Indo Idol,, itulah contoh vokalis yg sama sekali tidak menggunakan outward support
bagaimana caranya?? kencangkan bagian samping bawah tulang rusuk.. coba katakan "HISSSSS... " taruh tangan di bawah samping rusuk dan rasakan bagian itu mengencang.. NAH!! tahan terus selama bernyanyi (fleksibel aja se)
Eric Martin adalah contoh vokalis yg bagus dalam penggunaan teknik itu.. dalam setiap lagu2nya, baik itu keras-tinggi maupun slow dia selalu menggunakannya.. (kalo lo nyanyiin ga pake outward support,maka garing bgt suara lo! jauh beda sm Eric Martin aslinya!
Kadang agar bisa memainkan dinamika gw sering memainkan perut gw!
yupz, sekian aja kali yah hal yg esensialnya! semoga berguna
****MELATIH VIBRA ****
08.53 Edit This 0 Comments »
vibra itu sebenernya terjadi saat kita "membunyikan" suara. ini akibat adanya kontraksi pada pita suara.
Hm. jadi begini.. ketika kita bernapas, pita suara akan terbuka dan udara akan lewat tanpa menghasilkan suara.. tapi ketika kita hendak bersuara/ menyanyi... maka pita suara akan merapat dan udara dari dalam membuat pita suara tersebut bergetar untuk menghasilkan bunyi2 tersebut.
nah.. sebagai bukti.. coba pegang jakun/ternggorokan tengah/ leher kalian untuk huruf2 seperti S, SH, F maka gak ada getaran di jakun itu.. tapi coba kalau huruf2 G, K, NG,"aaaaaah".. maka ada getaran.. itulah gimana proses asal mula vibrasi/ getaran..
nah.. ide dari getaran tersebut diaplikasikan pada nyanyian.. berguna untuk:
1.ekspresi (secara emosi)
2. memudahkan untuk mencapai nada2 tinggi (secara teknik)
untuk melatihnya:
1. coba relaks..
2. nyanyikan nada dengan benar dengan nada tinggi (jangan terlalu tinggi)
3. rasakan udara yang mengalir dari dalam ke luar/ pita suara
4. rasakan getarannya..
5. fokus dan coba untuk mendapatkan vibrasi tersebut pada nyanyian secara natural.. ingat.. jangan dibuat2 seperti menggerakkan bagian tenggorokan kita hingga bergerak secara berlebihan..hal ini malah akan menguras energi dan membuat suara nggak stabil/ nggak jelas tone nya
6. kalau udah terasa vibrasinya.. baru boleh gerakkan bagian dalam tenggorokan dengan seperlunya.. gak perlu berlebihan.. tergantung ekspresi dan kebutuhan lagu.
7. ingat vibrasi yang baik adalah vibrasi yang secara natural terbentuk dengan getaran yang stabil. Jadi mesti dilatih pelan-pelan.. yang penting stabil..stabil..stabil
ps: in my opinion,
sebenernya lebih baik untuk fokus pada pembelajaran nyanyi/ vocalizing aja. coz pada penyanyi2 handal, vibrasi itu biasanya keluar seiring dengan frekuensi suara yang dihasilkan. juga sesuai dengan power yang dikeluarkan..
oia, ini link bagus untuk lebih menjelaskan ttg bagaimana vibrasi vokal itu terjadi.. dan.. analoginya terhadap instrumen lain.. nice link lah pokoknya
http://www.voiceproblem.org/anatomy/understanding.asp
COPYRINGT BY GITARIS.COM
Hm. jadi begini.. ketika kita bernapas, pita suara akan terbuka dan udara akan lewat tanpa menghasilkan suara.. tapi ketika kita hendak bersuara/ menyanyi... maka pita suara akan merapat dan udara dari dalam membuat pita suara tersebut bergetar untuk menghasilkan bunyi2 tersebut.
nah.. sebagai bukti.. coba pegang jakun/ternggorokan tengah/ leher kalian untuk huruf2 seperti S, SH, F maka gak ada getaran di jakun itu.. tapi coba kalau huruf2 G, K, NG,"aaaaaah".. maka ada getaran.. itulah gimana proses asal mula vibrasi/ getaran..
nah.. ide dari getaran tersebut diaplikasikan pada nyanyian.. berguna untuk:
1.ekspresi (secara emosi)
2. memudahkan untuk mencapai nada2 tinggi (secara teknik)
untuk melatihnya:
1. coba relaks..
2. nyanyikan nada dengan benar dengan nada tinggi (jangan terlalu tinggi)
3. rasakan udara yang mengalir dari dalam ke luar/ pita suara
4. rasakan getarannya..
5. fokus dan coba untuk mendapatkan vibrasi tersebut pada nyanyian secara natural.. ingat.. jangan dibuat2 seperti menggerakkan bagian tenggorokan kita hingga bergerak secara berlebihan..hal ini malah akan menguras energi dan membuat suara nggak stabil/ nggak jelas tone nya
6. kalau udah terasa vibrasinya.. baru boleh gerakkan bagian dalam tenggorokan dengan seperlunya.. gak perlu berlebihan.. tergantung ekspresi dan kebutuhan lagu.
7. ingat vibrasi yang baik adalah vibrasi yang secara natural terbentuk dengan getaran yang stabil. Jadi mesti dilatih pelan-pelan.. yang penting stabil..stabil..stabil
ps: in my opinion,
sebenernya lebih baik untuk fokus pada pembelajaran nyanyi/ vocalizing aja. coz pada penyanyi2 handal, vibrasi itu biasanya keluar seiring dengan frekuensi suara yang dihasilkan. juga sesuai dengan power yang dikeluarkan..
oia, ini link bagus untuk lebih menjelaskan ttg bagaimana vibrasi vokal itu terjadi.. dan.. analoginya terhadap instrumen lain.. nice link lah pokoknya
http://www.voiceproblem.org/anatomy/understanding.asp
COPYRINGT BY GITARIS.COM
****suara tinggi tanpa teriak ngotot?? ****
08.50 Edit This 0 Comments »
suara tinggi tanpa teriak ngotot??
perkara suara tinggi itu emang udah bawaan range vokal masing2 orang .
range vokal standar penyanyi itu 3 oktaf.. dari oktaf rendah sampai oktaf tertinggi berdasarkan scale masing2 (do-re-mi-fa-sol-la-si-do sampe 3 oktaf..).. namun ada juga orang yg memiliki range vokal di atas 3 oktaf.. bisa sampai 4, 5, bahkan 6 oktaf..
walaupun begitu, kita masih bisa melatih (meng-expand) range kita agar mampu mencapainada tinggi:
1) lakukan pemanasan. lemaskan pita suara dengan menyanyikan bunyi "ah", "mah", "doh", atau "mi', "mei", "mah", "mow", "mu" dalam oktaf rendah maupun oktaf tinggi scale vokal kamu.
2) lakukan latihan sesering mungkin, lbh bagus kalo bisa tiap hari.. karena pita suara dapat kembali melempem/melemas jika tidak sering dilatih. tips.. lakukan latihan dengan piano atau keyboard agar nadanya lbh presisi.
3) nyanyikan satu lagu yg kira2 mampu mencapai oktaf tertinggi kamu. ulangi lagu tersebut 2 sampai 3 kali. sebaiknya dilakukan dengan santai, dan ambil napas secukupnya, dan bayangkan/konsentrasi kalo nada tinggi itu mudah kamu capai. setelah mampu menyanyikan nada tinggi tersebut dengan baik, maka latihlah suara kamu dengan lagu lain yg nada tingginya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
4) nyanyikan satu lagu yang mampu mencapai oktaf terendah kamu. ikuti cara latihan yg tertulis di nomor 3). jika menemukan kesulitan, coba nyanyikan "mah" atau "ah". setelah mampu menyanyikan nada rendah tersebut dengan baik, maka latihlah suara kamu dengan lagu lain yg nada rendahnya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
tips selama latihan:
- hindari mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung susu, krn zat ini akan melapisi pita suara kamu dan menyebabkan pita suara menjadi tegang. minum lah teh hangat untuk melemaskannya.
- banyak minum air putih
range vokal standar penyanyi itu 3 oktaf.. dari oktaf rendah sampai oktaf tertinggi berdasarkan scale masing2 (do-re-mi-fa-sol-la-si-do sampe 3 oktaf..).. namun ada juga orang yg memiliki range vokal di atas 3 oktaf.. bisa sampai 4, 5, bahkan 6 oktaf..
walaupun begitu, kita masih bisa melatih (meng-expand) range kita agar mampu mencapainada tinggi:
1) lakukan pemanasan. lemaskan pita suara dengan menyanyikan bunyi "ah", "mah", "doh", atau "mi', "mei", "mah", "mow", "mu" dalam oktaf rendah maupun oktaf tinggi scale vokal kamu.
2) lakukan latihan sesering mungkin, lbh bagus kalo bisa tiap hari.. karena pita suara dapat kembali melempem/melemas jika tidak sering dilatih. tips.. lakukan latihan dengan piano atau keyboard agar nadanya lbh presisi.
3) nyanyikan satu lagu yg kira2 mampu mencapai oktaf tertinggi kamu. ulangi lagu tersebut 2 sampai 3 kali. sebaiknya dilakukan dengan santai, dan ambil napas secukupnya, dan bayangkan/konsentrasi kalo nada tinggi itu mudah kamu capai. setelah mampu menyanyikan nada tinggi tersebut dengan baik, maka latihlah suara kamu dengan lagu lain yg nada tingginya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
4) nyanyikan satu lagu yang mampu mencapai oktaf terendah kamu. ikuti cara latihan yg tertulis di nomor 3). jika menemukan kesulitan, coba nyanyikan "mah" atau "ah". setelah mampu menyanyikan nada rendah tersebut dengan baik, maka latihlah suara kamu dengan lagu lain yg nada rendahnya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
tips selama latihan:
- hindari mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung susu, krn zat ini akan melapisi pita suara kamu dan menyebabkan pita suara menjadi tegang. minum lah teh hangat untuk melemaskannya.
- banyak minum air putih
- preferably minum madu+lemon anget..
- Jangan lupa pake pernafasan yg bener.. Karena ini salah satu yg bikin output suara lo jd oke..
- Jangan lupa pake pernafasan yg bener.. Karena ini salah satu yg bikin output suara lo jd oke..
- jangan pernah memaksakan kemampuan oktaf! ulangi pelan2, dengan napas yg cukup
- setelah kamu berhasil mencapai suatu oktaf yg diinginkan dengan sempurna, maka otomatis oktaf tersebut akan mudah anda capai di kesempatan berikutnya
- nikmati latihan ini. jika kamu berlatih dengan "enjoy", maka suara yg kamu hasilkan akan terdengar lebih jelas dan santai
- setelah kamu berhasil mencapai suatu oktaf yg diinginkan dengan sempurna, maka otomatis oktaf tersebut akan mudah anda capai di kesempatan berikutnya
- nikmati latihan ini. jika kamu berlatih dengan "enjoy", maka suara yg kamu hasilkan akan terdengar lebih jelas dan santai
****MOZART ****
08.44 Edit This 0 Comments »
Wolfgang Amadeus Mozart (Salzburg,
27 Januari 1756–Wina, 5 Desember 1791) adalah seorang komponis. Ia
dianggap sebagai salah satu dari komponis musik klasik Eropa yang
terpenting dan paling terkenal dalam sejarah. Karya-karyanya (sekitar
700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara luas diakui sebagai
puncak karya musik simfoni, musik kamar, musik piano, musik opera, dan
musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die
Zauberflöte. Banyak dari karya Mozart dianggap sebagai repertoar standar
konser klasik dan diakui sebagai mahakarya musik zaman klasik.
Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Köchel-Verzeichnis.
•
Masa Awal (1756-1772)
Rumah kelahiran Mozart yang kini menjadi museum, di Salzburg, Austria
Mozart,
yang dikenal memiliki kemampuan tala mutlak (mengenal nada dengan tepat
tanpa bantuan alat), mengenal musik sejak lahir. Ayahnya, Johann Georg
Leopold Mozart adalah komponis penting pada jamannya, salah satu
karyanya yang paling penting adalah Kindersinfonie ("Simfoni
Anak-Anak"). Wolfgang adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara yang
meninggal prematur. Hanya dia dan Maria Anna Mozart ("Nannerl") yang
bertahan hidup sampai dewasa. Sewaktu berumur empat tahun, Mozart sudah
mampu memainkan harpsichord dan melakukan improvisasi pada karya-karya
musik pendahulunya. Dia bahkan menulis komposisinya yang pertama saat
berumur lima tahun.
Karya-karyanya antara lain adalah Violin Sonata, dan beberapa Minuet.
Leopold mengumpulkan semua komposisi ini tanpa sepengetahuan anaknya.
Demikian halnya dengan Nannerl, dia juga adalah pemain keyboard yang
sangat handal. Leopold yang menemukan bakat kedua anaknya merasa
“terpanggil” untuk memamerkan mereka ke seluruh Eropa.
Bermain piano di depan Raja Bayern
Mozart
kemudian dibawa untuk bermain piano di depan raja Bayern di München.
Pada bulan September 1762, Leopold mengambil cuti panjang dari
jabatannya untuk mempromosikan anaknya kepada raja-raja. Mereka lalu
berangkat ke Wina. Di sana
Mozart bermain piano di depan Ratu Maria Theresia yang terpukau akan
keahlian permainan Mozart dan Nannerl. Setelah konser ini, Mozart harus
mengikuti konser yang cukup panjang selama tiga tahun yaitu Paris (1763, 1765) dan London
(1764-1765). Di tempat-tempat tersebut, Mozart mengadakan konser di
depan raja-raja dan juga diuji oleh mereka. Antara lain dengan
mengimprovisasi tema-tema yang diberikan oleh penguji dengan mata yang
ditutup selembar kain. Mozart disambut sebagai anak ajaib di segala
tempat. Di London, dia juga bertemu dengan anak dari Johann Sebastian
Bach, yaitu Johann Christian Bach yang sering dipanggil sebagai English
Bach. Mozart memainkan piano sonata dalam empat tangan sembari duduk di
pangkuan Bach.
Simfoni-simfoni dari
Bach dan Carl Friedrich Abel mempengaruhi simfoni-simfoni Mozart yang
pertama (K.16 & K.19), yang pada tahun 1764 & 1765. Pada 1767,
Mozart menggubah beberapa piano sonata dari komponis-komonis lain dan
membuatnya menjadi empat buah piano Concerto pertamanya (K.37, K.39,
K.40, K.41). Pada tahun 1768, atas permintaan Kaisar Wina, Mozart
menggubah Opera buffa (komik opera), La Finta Semplice (namun tak
terpentaskan) dan operetta Bastien und Bastienne.
Perjalanan ke Italia
Pada
tahun 1769, Mozart mengadakan perjalanan ke Italia. Hasil perjalanan
ini cukup baik, Mozart sangat produktif dalam penciptaan komposisi. Dia
menggubah opera Mitridati, rè di Ponto (1770) dan Lucia Silla (1772) dan
keduanya mendapat sukses besar dalam pertunjukannya di Milano. Mozart
juga mencipatakan banyak simfoni selama perjalanan ini, dan dipengaruhi
para komponis-komponis italia seperti Sammartini. Di Bologna, Mozart
juga mempelajari Kontrapung pada guru komposisi yang paling terkenal
pada masa itu, Padre Martini.
Masa Salzburg (1773-1780)
Sebelum
kembali dari Italia, Mozart tinggal bersama ayahnya selama sepuluh
minggu di Wina, Leopold tidak ingin Mozart kembali dan bekerja menjadi
“tukang” musik yang tak terlalu dihargai di Salzburg.
Leopold berusaha mendapatkan jabatan untuk anaknya di Wina, namun tak
berhasil. Sebenarnya, perbuatan Leopold memamerkan anak-anaknya ke
seluruh Eropa tak terlalu disukai oleh Kaisar Austria.
Maestro kapel Uskup Agung Salzburg
Di
Wina, Mozart mendengar karya-karya Joseph Haydn yang terbaru dan dia
juga berteman dengan Michael Haydn (1737-1806), adik dari Joseph Haydn.
Salah satu karya yang penting pada pada masa ini adalah K.183, Simfoni
No. 25 in G Minor (1773) dan K. 201, Simfoni in A Major (1774). Pada
saat yang sama di Salzburg,
Uskup Segismundo meninggal dunia dan digantikan oleh Hieronymous von
Colloredo yang otoriter dan enerjik. Sekembalinya dari Italia, Mozart
menjabat sebagai Maestro kapel di Salzburg.
Uskup
Colloredo yang tak terlalu berminat pada musik, membuat Mozart merasa
kesal terutama karena sikapnya yang sering meremehkan Mozart. Untuk
melupakan rasa ketidaksukaannya pada Colloredo, Mozart menjadi cukup
rajin bekerja, dia mengerahkan kemampuannya untuk penciptaan berbagai
komposisi. Pada ulang tahunnya yang ke-21, jumlah komposisinya sudah
mencapai tiga ratus buah. Pada tahun 1777 Mozart mengundurkan diri dari
jabatannya sebagai Maestro dan dia memulai karirnya sebagai musisi
freelance di Wina. Karya-karya pentingnya dari 1775-1777 termasuk
sonata-sonata piano yang pertama, lima Violin Concerto, dan beberapa
Piano Concerto, opera La jardinera gingida termasuk karya agungnya yang
pertama K.271 dalam Eb Major.
Perjalanan panjang ke Paris
Mozart
sekeluarga berencana untuk pergi dan berkarir di Paris. Namun Leopold
yang masih terikat kontrak kerja dengan Kapel Uskup Agung Salzburg tak
dapat pergi sehingga Mozart pergi ditemani ibunya. Mereka berangkat pada
bulan September 1777, dan perjalanannya memakan waktu 16 bulan. Sebelum
sampai di Paris, mereka singgah dan menetap selama beberapa waktu di
München dan Mannheim. Di Mannheim, Mozart berteman dengan komponis Cannabich dan Holzbauer. Ia mencoba mendapatkan jabatan di sana
melalui Pangeran Mannheim namun tak berhasil. Alasan utama Mozart
menetap lebih lama di Mannheim adalah karena dia bertemu dan jatuh cinta
kepada Aloysia Weber, seorang penyanyi sopran berusia 16 tahun. Leopold
yang mengetahui hal ini menulis surat
yang mengatakan bahwa Mozart harus memutuskan pilihannya sendiri,
apakah dia mau hanya menjadi ‘artis jalanan yang akan dilupakan orang
seiring berjalannya waktu atau menjadi seorang musisi yang terkenal,
dicintai dan ditulis di berbagai buku’.
Mozart juga menemukan komposisi 6 duetti a Clavicembalo e Violino dari Joseph Schuster dan mengirimnya ke Nannerl. Dia menulis surat ke ayahnya ‘Jika aku tinggal di sini, aku juga akan membuat enam buah dalam gaya yang sama karena mereka cukup laku di sini’
Walau kecewa (dan juga karena cintanya ditolak Aloysia), Mozart meneruskan perjalananya ke Paris.
Di Paris, Mozart mulai bekerja dengan memberi les-les privat, dan
menciptakan lagu-lagu yang sesuai dengan selera orang Perancis. Mozart
mendapat kesempatan untuk mementaskan karyanya oleh Concert Spirituel.
Salah satu karya yang paling penting adalah K.297, Simfoni No. 31
‘Paris’. Namun, setelah pementasan ini, tak lama ibu Mozart jatuh sakit
karena demam tinggi dan meninggal pada 3 Juli 1778. Teman Mozart di
Paris, seorang bangsawan bernama Grimm menuliskan surat
pada Leopold bahwa tak ada masa depan bagi Mozart di Paris terutama
karena adanya kontroversi antara para pendukung Gluck dan pendukung
opera Italia sehingga Mozart tak diperhatikan.
Leopold
kemudian berhasil mendapatkan jabatan organis di Istana Salzburg dengan
gaji yang lebih tinggi daripada jabatan sebelumnya. Sebelum berangkat
dari Paris, Mozart bertemu
kembali dengan J.C. Bach yang sedang mementaskan Opera. Karya-karya
penting selain simfoni ‘Paris’ adalah beberapa Violin Sonata termasuk
K.304 Violin Sonata in E Minor, K. 299, Concerto for Flute and Harp in C
Major, dan K.310, Sonata in A Minor, salah satu sonata Mozart yang
memiliki suasana yang kelam karena ini diciptakan Mozart untuk ibunya
yang meninggal.
Kepulangannya ke Salzburg
Mozart pulang melalui Mannheim namun orkestra Mannheim
yang terkenal telah pindah ke München. Mozart lalu pergi ke München dan
tinggal selama beberapa waktu dengan keluarga Weber. Di sini, Mozart
mengalami patah hati karena Aloysia mendapatkan jabatan sebagai soprano
dan tak mengacuhkan keberadaan Mozart.
Leopold
menjadi kesal atas penundaan Mozart dan sikapnya yang kurang
bertanggung jawab akan suatu jabatan penting. Dia khawatir kalau-kalau
jabatan organis itu diberikan orang lain.
Mozart pulang ke Salzburg dan dia langsung mendapat jabatan sebagai organis di sana.
Tugasnya antara lain bermain organ di katedral, istana, dan kapel
istana, menggubah lagu pesanan, dan mengajar paduan suara anak-anak.
Tahun
1779 dan 1780 berlangsung tanpa banyak peristiwa. Karya-karya
pentingnya pada masa ini termasuk K. 364, Sinfonia Concertante in Eb,
Simfoni no. 32-34, beberapa Concerto, serenade, divertimento, musik
gerejawi yang termasuk K. 317, Missa Coronation dan K. 339, Vesparae.
Masa München (1781-1784)
Mozart,
walau mendapat jabatan penting sebagai organis masih tidak bisa akur
dengan Colloredo. Pada musim panas 1780, Mozart mendapat pesanan opera
Idomeneo. Mozart melihat kesempatan ini sebagai kemungkinan melepaskan
diri dari Colloredo secara perlahan-lahan.
Pertunjukkan
Idomeneo berlangsung sukses dan disambut hangat oleh publik. Keluarga
Mozart kemudian pergi ke Ausburg untuk menghadiri perayaan karnaval dan
pesta tradisional di kota
tersebut. Namun tak disangka, Colloredo ternyata juga hadir dalam pesta
itu. Dia memaksa Mozart untuk pergi ke Wina bersama rombongannya dan
menghadiri penobatan Kaisar Joseph II.
Di
Wina Mozart diperlakukan secara tidak hormat sampai-sampai berujung ke
pertengkarannya dengan Colloredo. Pada 9 Mei 1781, Mozart bertengkar
hebat dengan Colloredo dan meminta dirinya diberhentikan, namun ditolak.
Satu bulan kemudian, Mozart dipecat secara tidak hormat. Ia pindah
rumah ke keluarga Weber di Wina. Ia tidak kembali ke Salzburg.
Aloysia
Weber sudah menikah dengan seorang aktor, namun Mozart terpikat oleh
Constanze Weber, anak ketiga keluarga Weber. Ayahnya sama sekali tak
menyetujui hubungan Mozart itu. Untuk meredakan ketegangan, Mozart
pindah ke rumah sendiri pada September 1781. Pada 15 Desember 1781,
Mozart mengakui hubungannya dengan Constanze. Leopold tetap tidak
merestui hubungan tersebut.
Sebenarnya,
Mozart tidak dapat melepaskan diri karena ibu Konstanze mengancam
apabila hubungan mereka putus, Mozart harus mengganti uang kompensasi
yang telah banyak dikeluarkan.
Pernikahan Mozart
Tidak ada komentar:
Posting Komentar